tocadordedorothy.com merupakan blog yang memberikan berbagai informasi menarik.

Awas Terinfeksi, Ini Dampak Hepatitis B bagi Ibu Hamil

Hepatitis merupakan salah satu jenis penyakit yang jarang diketahui oleh ibu hamil. Mengapa? Sebab biasanya gejalanya terbilang samar dan hampir mirip dengan gejala selama kehamilan. Hepatitis A, B, dan C merupakan jenis hepatitis yang paling sering terjadi selama kehamilan. Nah berikut beberapa dampak hepatitis B bagi ibu hamil yang wajib diwaspadai.

Awas Terinfeksi, Ini Dampak Hepatitis B bagi Ibu Hamil

Dampak Hepatitis B pada Ibu Hamil
Seorang ibu hamil harus lebih waspada dengan penularan hepatitis yang terjadi selama masa kehamilannya. Meski banyak jenis hepatitis, namun tipe B dan C merupakan jenis hepatitis yang paling umum terjadi selama kehamilan. Jenis hepatitis ini dapat menyebabkan kerusakan hati. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko tertular pada bayi jadi lebih tinggi.

Beberapa gejala hepatitis B yang paling umum terjadi adalah rasa mual, nyeri di bagian sendi, demam, kehilangan selera makan sehingga warna urine yang menjadi lebih gelap. Jika seorang ibu hamil terinfeksi virus hepatitis B maka harus lebih berhati-hati karena dapat memicu terjadinya komplikasi kesehatan lainnya yang dapat membahayakan.

Risiko Hepatitis bagi Perkembangan Janin Setelah Dilahirkan
Infeksi hepatitis yang terjadi selama masa kehamilan juga dapat mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan janin. Bahkan masalah tersebut juga bisa terjadi hingga menjelang proses persalinan. Hepatitis yang terjadi selama masa kehamilan dapat memicu beberapa kendala selama proses persalinan.

Tak hanya menghambat proses persalinan saja lo, infeksi hepatitis B yang terjadi pada ibu hamil juga bisa menular pada janin yang dikandungnya. Infeksi ini bisa ditularkan melalui paparan darah serta cairan vagina selama proses persalinan berlangsung.

Bahkan kasus bayi lahir dengan positif mengidap hepatitis B juga tidak bisa dianggap remeh. Sebab hal ini dapat mengancam nyawanya. Bayi yang terinfeksi dapat mengalami komplikasi. Jadi ada baiknya sebelum si kecil mengalami kerusakan hati atau kanker hati, bila terinfeksi virus hepatitis B langsung konsultasikan dengan dokter.

Cara Tepat Mengatasi Hepatitis Saat Hamil?
Seorang ibu hamil harus mulai mewaspadai penyakit selama masa kehamilannya. Jadi pastikan Anda menjalani tes darah secara rutin dan pemeriksaan virus hepatitis. Vaksin immunoglobulin biasanya diberikan kepada orang yang baru saja terpapar virus hepatitis B selama masa kehamilannya. Anda tak perlu merasa khawatir, sebab vaksin ini terbilang aman.

Meski demikian, ada baiknya Anda selalu berkonsultasi secara rutin selama berkunjung ke dokter. Sebab perkembangan dan pertumbuhan janin dalam kandungan perlu diperhatikan dengan baik untuk menghindari berbagai kejadian yang tidak diinginkan.

Nah itulah beberapa penjelasan mengenai dampak hepatitis B bagi ibu hamil dan janin dalam kandungan. Bila Anda sudah terinfeksi virus hepatitis, pastikan untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan begitu risiko janin tertular virus hepatitis B juga akan semakin berkurang. 
Share:

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.