tocadordedorothy.com merupakan blog yang memberikan berbagai informasi menarik.

Keuntungan Berinvestasi di Situs P2P Fintech

Sebuah istilah yang dapat dihubungkan dengan ekonomi maupun keuangan dalam pengertiannya disebut dengan investasi. Istilah demikian digunakan sebab memiliki keterkaitan yang sangat berhubungan dengan suatu akumulasi bentuk aktiva dan terhadap suatu harapan untuk dapat memperoleh keuangan di masa mendatang.

Tidak jarang juga istilah investasi disebut juga dengan penanaman modal. Hal tersebut merupakan suatu kebalikan dari divestasi, yaitu pada aset yang telah lama.

P2P Fintech Investasi
P2P atau peer to peer investasi fintech merupakan investasi yang tergolong masih baru serta banyak masyarakat yang masih belum mengenalnya. Akan tetapi sebenarnya jenis investasi online ini sangatlah menjanjikan sebab dapat memberikan Anda keuntungan yang besar, selain itu sangat gampang untuk dikerjakan hanya dengan memerlukan dana investasi yang sedikit.

Fintech P2P keberadaannya legal di bawah naungan OJK atau Otoritas Jasa Keuangan yang sejalan dengan berkembangnya dunia teknologi.

Keuntungan Berinvestasi di Situs P2P Fintech

Keuntungan Berinvestasi Fintech P2P
1.   Return atau Keuntungan yang Dijanjikan Begitu Tinggi
Dari pengalaman kebanyakan orang yang sudah bergabung dalam investasi p2p fintech ini selama kurang lebih 2 tahun, sudah mendapatkan keuntungan bunga P2P yang melebihi angka 10% di mana angka ini telah bersih tanpa dipotong pajak.

2.   Nilai Minimum Investasi yang Kecil
Nilai yang dapat Anda simpan untuk dapat bisa berinvestasi sangatlah kecil, yaitu mulai dari Rp 100. Sehingga tetap memberikan Anda peluang untuk berinvestasi meskipun dengan uang yang sedikit.

3.   Pelaksanaan dapat Dilakukan secara Online
P2P fintech investasi dapat dilakukan secara online, sehingga sangat mudah bagi Anda untuk dapat melakukan proses investasi. Dengan demikian P2P fintech merupakan investasi yang baik Anda lakukan karena dapat dikerjakan kapanpun serta di manapun, tanpa perlu mendatangi kantor pusat.

Larangan OJK untuk Perusahaan yang Memiliki Aturan P2P
1.   Mengerjakan suatu aktivitas usaha di luar dari layanan peminjaman uang yang berbasis teknologi informasi.
2.   Memberikan fasilitas peminjaman dengan bentuk mata uang asing.
3.   Bertindak sebagai seorang debitur atau borrowe maupun krditur atau lender.
4.   Memberi suatu jaminan dalam bentuk apapun
5.   Memperjualbelikan atau mengalihkan pinjaman dengan nama penyelenggara.
6.   Memberikan surat utang.
7.   Menyebarluaskan informasi yang tidak benar atau menyesatkan.
8.   Melakukan penawaran dengan sarana pribadi tanpa izin terlebih dahulu dengan pengguna.
9.   Menarik biaya pengaduan.
Dari beberapa poin di atas maka dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa apabila nasabah yang meminjam tidak berhasil untuk membayar, maka risiko yang ada akan ditanggung oleh investor.

Proses Menjadi Lender Investasi
1.   Daftar
Anda diwajibkan untuk melengkapi data diri yang diminta sesuai dengan KTP serta nomor rekening bank yang Anda miliki. Tunggu hingga data Anda terverifikasi dan Anda sudah bisa melakukan pendanaan.

2.   Telusuri
Anda harus dapat mencari calon peminjam yang tentunya terlebih dahulu harus Anda pastikan bahwa dengan kemungkinan risiko yang ada. Untuk dapat bertemu dengan seorang peminjam, Anda dapat mencarinya di lapangan ketika melakukan pelayanan mingguan.

3.   Transfer
Bagi setiap pemberi pinjaman yang sudah di verifikasi, selanjutnya akan mendapatkan nomor VA atau Virtual Account dari bank BCA serta Mandiri. Sehingga menjadikan transaksi Anda lebih aman, akuntabel, serta transparan.

Setalah mengetahui informasi terkait investasi di atas, mulai dari pengertian hingga bagaimana langkah-langkah ataupun cara untuk dapat menjadi seorang Lender, tentu anda tidak lagi akan merasa ragu membiayai dana Anda untuk mendanai investasi meski hanya dengan modal awal yang nilainya sangatlah kecil.
Share:

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.